Tentang Persaudaraan

 


Persaudaraan, merupakan segalanya.

Ketika kita mendengar kata saudara, apa yang ada di benak anda?
- kakak kandung?
- Adik Kandung?
- Sepupu?
- Paman?
- Bibi?
- Uwa?
Atau semua orang yang ada?

Semua betul, bahwa saudara adalah semuanya. 

Saudara, bermula dari kakak kandung, adik kandung (anak-anak dari bapak dan ibu kita), kemudian sepupu, uwak, mamang, bibi, dan sebagainya.

Mereka semua adalah saudara yang memiliki hubungan darah dengan kita, mereka yang senantiasa diharapkan saling berkasih sayang antara sesama, saling tolong menolong, oleh ibu bapak kita, oleh nenek kakek kita.

Begitulah senantiasa leluhur kita berpesan agar kita semua anak keturunannya senanitasa saling berkasih sayang, saling tolong menolong.

Lalu, bagaimana apabila kita saling bertengkar? saling menjelekkan? atau bahkan saling memusuhi?

tentu hal itu akan membuat leluhur kita merasakan sedih yang teramat sangat.

Masih ingat akan pesan bapak ibu kita? agar kita saling mendukung dalam kebaikan, saling menasihati dalam kesabaran dan ketaatan, serta saling tolong menolong untuk kehidupan.

Masih ingatkah kita? bahwa setelah kehidupan pasti akan ada kematian, sebagaimana leluhur kita telah merasakan, dan kita akan menyusulnya jua. karena pada hakikatnya kehidupan itu adalah peristiwa perjalanan untuk selanjutnya kita akan menuju pada yang Esa, yang maha kuasa, Allah Ta'ala.

Diantara saudara, pasti ada kesalahan, entah itu kata atau perbuatan, atau hal yang mesti dilakukan namun tidak dilaksanakan. 

Jika kita tidak maklum, maka sakit hati adalah akibatnya.

Maka, saling maklum adalah obatnya.

===========================

J

0 Komentar